Manusia dikutuk untuk bebas. Demikian kiranya ungkapan seorang filosof kondang, Sartre. Pernyataan itu kiranya tidak berlebihan dan sungguh disimpulkan dari fenomena manusia. Pada hakikatnya manusia lahir untuk kebebasan.

Dalam runtutan kronologi kelahiran biologis, bayi memberontak keluar dari rahim ibunya, kebebasan penuh. Demikian juga dalam perjalanan hidupnya di dunia, ia selalu memberontak untuk memperoleh kebebasan, andaikata ia ingin dikekang. Tak ada yang bisa mengekang dan menentukan jalan hidup manusia. Bahkan Tuhan pun tak memiliki hak untuk mengekang dan menentukan manusia, demikianlah Sartre.

Sartre adalah salah satu dari sekian banyak orang yang melihat betapa kebebasan itu adalah sebuah keniscayaan bagi manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s