Perlukah Hukum kebiri diberlakukan di Indonesia untuk kasus kekerasan seksual? Berkaitan dengan pemberlakuan undang-undang, selalu ada pro dan kontra, mendukung dan tidak mendukung.

Sebagai warga Negara Indonesia, ingin mengutarakan pendapat saya sendiri. Saya berdiri di sisi mereka yang tidak mendukung hukum kebiri. Tentu semua orang punya alasannya masing-masing, sama seperti saya punya alasan tersendiri.

Alasan saya jelas:

  1. Moralitas. Hukum moral mengharuskan agar setiap orang mengakui hak asasi orang lain. Hak untuk memperoleh keturunan adalah hak asasi setiap orang yang tidak bisa dicabut daripadanya.
  2. Religiusitas. Manusia diciptakan untuk berketurunan dan Allah sendiri yang memberikan hak itu kepada manusia, maka adalah hak Allahlah untuk mengambilnya sedangkan manusia tidak berhak.
  3. Pembinaan. Hukum tidak berarti menghukum. Seyogyanya hukum bertujuan memperbaiki hidup manusia, bukan untuk membahayakannya.

 

Bagaimana dengan tindakan seseorang yang melakukan kekerasan seksual?

Cara terbaik adalah menghukumnya sesuai perbuatannya tanpa menghilangkan hak asasi yang ada padanya. Memang jika kita berangkat dari pihak korban, maka kita akan mengutamakan emosi daripada akal budi yang dapat mempertimbangkan keputusan kita.

Advertisements

One thought on “Hukum Kebiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s